Lewat sajak ini Dengarlah burung daramu Bercurah Bu Sungguh tak ada Dalam hati buah hatimu Ruang kosong penuh debu Semua bersih terisi Pukat lanca kalimat rindu Bias cahaya dawuhmu Yang tak pernah lekang Dari tanah rantau Di perantauan Tak ada pemantik yang lebih baka Selain raut dua wajah senja Dari dua retinanya Ingin kulihat melihatku Menangkarkan gugusan bintang Sebagai hiasan hidupmu Bu Pun hidup Bapak Dan bila sampai waktunya Tubuh kita tanpa antara Biar hangatmu kupeluk Meredam tumpukan rindu Gejolak seorang perantau Seperti kutahu Tak ada rindu Yang benar-benar utuh Tak ada Selain rinduku padamu Bu Penulis : Fathur Rasyid
Sekolah Islam dan Gender yang kemudian disingkat menjadi SIG merupakan kaderisasi formal pertama yang diikuti oleh anggota PMII. Dimana tujuan diadakannya Sekolah Islam dan Gender (SIG) ini, yaitu agar memunculkan kesadaran gender, sikap kritis terhadap isu-isu gender, serta membentuk kader KOPRI yang responsif dan transformatif. Dari hal tersebut, PMII Rayon Aufklarung menyelenggarakan Sekolah Islam dan Gender (SIG) secara offline pada hari Sabtu, 25 Juni 2022 dan Minggu, 26 Juni 2022 bertempat di Joglo Paris Parangtritis. SIG KOPRI Feminea Rayon Aufklarung kali ini mengangkat tema “Manifestasi Kesadaran Gender dalam Membentuk Kader KOPRI yang Responsif dan Transformatif.” Dengan tujuan khusus bahwa dari kesadaran gender yang dimiliki oleh seorang kader tersebut akan menuju ke kesetaraan gender serta ditindaklanjuti dengan kepekaan terhadap isu-isu gender dan mampu memberikan respons baik secara lisan maupun tulisan terhadap isu tersebut. Dan langkah selanjutnya, yaitu dituntut agar ...
Bicara mengenai definisi perempuan dan wanita memang kerap kali memusingkan. Seringkali kita bingung dengan begitu banyak sebutan tapi tidak tau apa bedanya. Banyak diantara kita yang bertanya-tanya mana yang lebih pantas, disebut dengan perempuan atau wanita? Wanita “wani di tata” begitu dalam maknanya dalam filosifi jawa. Seorang wanita yang sudah menikah maka hidupnya akan “ditata” oleh suaminya. Seorang wanita juga harus patuh penuh atas aturan yang suaminya berikan, entah itu nanti akan menjadikannya wanita yang seperti apa. Swarga nunut, neraka katut. Begitu kira-kira ungkapan pepatah yang pas. Namun sejauh mana batasan dalam “wani ditata”? Sedang perempuan berasal dari kata “empu” yang dalam bahasa Sansekerta berarti mulia. Empu dalam bahasa jawa juga berarti seseorang yang begitu hebat, dihormati, sekaligus memiliki kesaktian yang tak tertandingi. Begitu dalam makna perempuan hingga disandangkan gelar empu oleh leluhur bangsa. Bagaimana bisa semua pe...
Jos
BalasHapus😍😍😍
BalasHapusTerbaeeeqqq
BalasHapus