Sekolah Islam dan Gender yang kemudian disingkat menjadi SIG merupakan kaderisasi formal pertama yang diikuti oleh anggota PMII. Dimana tujuan diadakannya Sekolah Islam dan Gender (SIG) ini, yaitu agar memunculkan kesadaran gender, sikap kritis terhadap isu-isu gender, serta membentuk kader KOPRI yang responsif dan transformatif. Dari hal tersebut, PMII Rayon Aufklarung menyelenggarakan Sekolah Islam dan Gender (SIG) secara offline pada hari Sabtu, 25 Juni 2022 dan Minggu, 26 Juni 2022 bertempat di Joglo Paris Parangtritis. SIG KOPRI Feminea Rayon Aufklarung kali ini mengangkat tema “Manifestasi Kesadaran Gender dalam Membentuk Kader KOPRI yang Responsif dan Transformatif.” Dengan tujuan khusus bahwa dari kesadaran gender yang dimiliki oleh seorang kader tersebut akan menuju ke kesetaraan gender serta ditindaklanjuti dengan kepekaan terhadap isu-isu gender dan mampu memberikan respons baik secara lisan maupun tulisan terhadap isu tersebut. Dan langkah selanjutnya, yaitu dituntut agar ...
Oleh Rantai Senja Kuteguk lelah yang menjarah Kubaringkan amuk dalam pasrah Mengaduk remuk berkantuk riuk Menggerogoti sukma ingin mati Mendera merenda adikara Tersungkur aku takabur Hancur, Semesta mendirus diri lewat api Kuteguhkan langkah dengan pasti Semangat terpatri sampai nanti Sia sia, kujaga sampai mati Tak sampai kugapai rembulan Impian tersimpan sendirian Tajuk yang tak kunjung merujuk Sesak, teruk tangis terduduk Terbawa arus kian menerus Terhantam, tenggelam, kelam Kepalang siksa raga meradang Tersadar dari kapar, kapan ? Jeruji membanjiri, terborgol Titik mati senyap sunyi Apa aku harus akhiri ? Terputusnya urat nadi Darah menyelimuti, Tapi, Tidak, Iman masih tersisa dalam hati
Jos
BalasHapus😍😍😍
BalasHapusTerbaeeeqqq
BalasHapus